Jersi

Natural Herbal Extracts, Membantu Mengurangi Jerawat

Apa itu Jerawat?

Hampir setiap orang mengalami jerawat, seringnya terjadi pada usia remaja yang mengalami pubertas, namun tidak sedikit juga usia dewasa mengalami jerawat.

Apa siy jerawat itu ? Jerawat atau Acne vulgaris adalah kondisi gangguan pada kulit akibat kantung rambut atau pori-pori pada kulit tersumbat oleh minyak, kotoran ataupun sel kulit mati. Banyak yang beranggapan, bahwa jerawat hanya tumbuh di kulit wajah saja, tetapi sebenarnya jerawat juga bisa tumbuh di bagian tubuh lain, seperti di bagian punggung, dada dan lengan atas yang bisa mengganggu kesehatan kulit. Oleh karena itu jerawat harus ditangani.

Apa penyebab jerawat?

Ada 4 penyebab jerawat paling utama, yaitu:

  • Produksi minyak
  • Sel kulit mati
  • Pori-pori yang tersumbat
  • Bakteri

Apa Faktor Resiko Penyebab Jerawat ?.

  1. Perubahan Hormon

Perubahan hormon biasanya dialami oleh kaum wanita pada masa tertentu, seperti menjelang menstruasi dan masa hamil 3 bulan.

  1. Masa Pubertas

Pada masa pubertas aktivitas hormon androgen akan meningkat menyebabkan kelenjar minyak akan lebih aktif berproduksi, melebihi kebutuhan kulit resikonya akan tumbuh jerawat

  1. Keturunan

Seseorang dari keluarga yang bermasalah dengan jerawat lebih berisiko mengalami jerawat

  1. Gesekan Kulit dengan Benda

Di zaman milenial ini, hampir setiap orang menggunakan telepon genggam untuk berkomunikasi jarak jauh. Namun banyak yang tidak menyadari bahwa permukaan telepon genggam bisa jadi media subur untuk tumbuhnya bakteri yang bisa menyebabkan tumbuhnya jerawat pada kulit wajah.

  1. Stres

Ada hormon tertentu yang keluar saat seseorang yang mengalami stres, yang memungkinkan tumbuhnya jerawat. Tak hanya itu, stres membuat orang tersebut mempunyai pola makan yang cenderung banyak mengkonsumsi makanan manis dan berlemak sebagai “pelarian” dari stres.

  1. Konsumsi Obat-obatan

  Konsumsi obat kortikosteroid, baik oral (obat minum) maupun topical (obat oles), yang mengakibatkan daya tahan tubuh menurun, juga meningkatkan potensi timbulnya jerawat karena aktivitas bakteri patogen yang meningkat.

  1. Penggunaan kosmetik,

Penggunaan kosmetik yang mengandung banyak minyak atau penggunaan bedak yang menyatu dengan foundation mudah menyumbat pori-pori sehingga menyebabkan risiko tumbuhnya jerawat pada kulit.

  1. Merokok

Merokok diketahui dapat menyempitkan pembuluh darah dan asapnya yang mengenai permukaan kulit dapat merusak sel-sel kulit yang berakibat pada penyumbatan pori-pori dan akhirnya menyebabkan tumbuhnya jerawat

Bagaimana Cara mengatasi Jerawat dengan Aman ?

Banyak cara untuk mengatasi masalah jerawat mulai dari cara modern sampai cara tradisional. Namun saat ini kebanyakan orang mengatasinya dengan menempuh cara modern seperti pergi ke dokter, meminum obat ataupun menggunakan produk-produk tertentu. Cara modern memanglah dipercaya dapat mengatasi jerawat dengan cepat, namun tahukah anda di balik cara yang cepat tersebut ternyata dapat menimbulkan efek samping berbahaya di kemudian hari, dan yang paling mengerikan dapat menyebabkan kanker kulit. Nah agar kita terhindar dari efek samping yang mengerikan, mari sekarang kita gunakan cara yang alami atau tradisional, selain aman, wajah bebas dari masalah jerawat, tubuhpun terasa lebih sehat dan segar.

  1. NutriSains saat ini telah melaunching produk JERSI yaitu obat tradisional yang terbuat dari perpaduan ekstrak herbal asli Indonesia yang telah digunakan secara turun temurun dan terbukti secara klinis efektif mengatasi permasalahan kulit seperti mengobati jerawat, menyamarkan noda-noda hitam bekas jerawat, mencegah penuaan dini pada kulit sekaligus memelihara kesehatan kulit.

Setiap Kapsul JERSI mengandung ekstrak herbal :

  1. Kulit Manggis (Garcinia mangostana pencarpium)…………….175 mg
  2. Daun Sirsak (Annona muricata folium)……………………………. 70 mg
  3. Pegagan (Centella asiatica herba)……………………………………. 75 mg
  4. Sambiloto (Andrographis paniculata herba)……………………… 80 mg
  5. Temulawak (Curcuma xanthorriza rhizoma)…………………….. 50 mg
  6. Temu Putih (Curcuma zedoaria rhizoma)…………………………. 50 mg
  7. Secang (Caesalpinia sappan lignum)……………………………….. 50 mg
  1. Kulit Manggis, mengandung Vitamin C dan senyawa Xanthone yang merupakan antioksidan tingkat tinggi karena memiliki kandungan antioksidan 66.7 kali dari wortel dan 8.3 kali dari jeruk, selain itu sifat antioksidannya melebihi vitamin E dan vitamin C. Kulit manggis juga memiliki sifat antibakteri alami dan senyawa antimikroba, sehingga perpaduan antara kandungan vitamin C, senyawa Xanthone dan sifat antibakteri dan antimikroba ini menjadikan kulit manggis sebagai obat yang efektif untuk mengatasi masalah kulit seperti jerawat, flek-flek hitam atau noda hitam bekas jerawat dan kerutan.
  1. Daun Sirsak, mengandung senyawa alkaloid, flavonoid dan polifenol yang memiliki aktivitas antibakteri penyebab jerawat yaitu Propionibacter acnes, S. epidermis dan S. Aureus, sehingga efektif mencegah timbulnya jerawat.
  2. Pegagan, dari hasil penelitian ditemukan bahwa pegagan alias centella asiatica L. Urban bisa mencegah timbulnya scar atau bopeng akibat jerawat. Selain itu pegagagn juga memiliki sifat antiperadangan (antiinflamasi) sehingga efektif untuk mengurangi pembengkakan dan kemerahan pada jerawat sekaligus bisa melembabkan kulit.
  3. Sambiloto, mengandung Zat aktif yang bersifat antibakteri yaitu senyawa lakton dan flavonoid yang tidak larut dalam air yakni dehidroandrografolida yang dapat mengatur kelenjar pituitary dalam mengeluarkan hormon yang menjadi sinyal untuk pembuatan kortisol sebagai agen antiinflamasi alami sehingga bisa mencegah peradangan pada jerawat.
  4. Temulawak, mempunyai banyak khasiat, salah satunya dapat mengobati jerawat. Temulawak mengandung fraksi pati, kurkuminoid dan minyak atsiri. Kurkuminoid pada temulawak terdiri dari kurkumin dan desmetoksikurkumin. Kandungan kurkumin pada rimpang temulawak berkhasiat menetralkan racun, sebagai antibakteri, dan sebagai antioksidan penangkal senyawa-senyawa radikal bebas yang berbahaya bagi kulit dan tubuh.Minyak atsiri pada temulawak juga berkhasiat fungistatik pada beberapa jenis jamur dan bakteriostatik pada beberapa mikroba. ekstrak rimpang temulawak bersifat antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dan staphylococcus epidermis, bakteri yang diisolasi dari permukaan kulit berjerawat.
  5. Temu Putih, beberapa sifat kimia yang ada dalam temu putih adalah sebagai

 – antimikroba, bertindak sebagai agen antibakteri untuk menghambat pertumbuhan bakteri pada kulit dan tubuh

 – antiinflamasi, untuk mencegah terjadinya peradangan baik pada kulit ataupun tubuh

 – antikanker, untuk menghambat perkembangan dan mematikan sel-sel kanker dalam tubuh

 – antioksidan, membantu menghambat lipid peroksidase (LPO) tanpa karagenin serta untuk menangkap superoksida.

  1. Secang, mengandung Brazillin, flavonoid dan terpenoid yaitu senyawa fitokimia yang berperan sebagai antioksidan dan memiliki kemampuan antioksidan yang lebih baik daripada Vitamin C dan Vitamin E, serta mampu meningkatkan nilai Satuan Antioksidan Total dalam tubuh sehingga berpotensi sebagai agen penangkal radikal bebas. Manfaat lain dari Kayu Secang yaitu dapat digunakan sebagai antikabteri, antivirus, antiinflamasi, antikanker, dan antitumor.

Aturan Pakai :

1 – 2 kapsul sehari

Khasiat :

Membantu mengurangi Jerawat

Diproduksi oleh :

PT Phytochemindo Reksa